Merah Darahku Putih Tulangku

Sunday, July 26, 2009 / Posted by Farid / comments (0)

Putih tulangku..suci hatiku..
Merah darahku..pedih didadaku
Garuda didadaku mendidih.

"Kami Tidak Takut" untuk AQIDAH kami
untuk BANGSA kami..untuk KEBERSAMAAN kami.
Lawan segalah ketidak adilan..lawan teror
apapun bentuknya..

Kembalikan Bumi Allah ini..pada kondisi seharusnya
Teruslah bernyanyi..teriakan "Kami Tidak Takut" terhadap teror.
Bergandengan tanganlah wahai para mujahid,mujahidah sejati
"Hawa nafsu" diri kita sendiri,lawan terdahsyat kita..
pembuat onar..pembuat teror harus dilawan.

Bergandengan tanganlah untuk KEBERSAMAAN dan KEDAMAIAN..
Perlakukan tamu-tamu kita dengan semestinya
seperti yang diajarkan Rasulullah S.A.W.


@ Merah Darahku Putih Tulangku.

Labels: , ,

Dalam Dentingan Gitar Mr Boediono

Monday, May 25, 2009 / Posted by Farid / comments (0)

Dalam dentingan gitarnya di Atas Nama Rakyat
tersirat petikan tangan dingin
yang menjadi harapan Rakyat
dalam pembenahan ekonomi kerakyatan
seiring dentingan kapitalisme global.

Dentingan gitar ini
Semoga menjadi dentingan
kemandirian ekonomi Bangsa
dari para pejuang ekonomi.

Dentingan gitar ini,membuat bulu romah ini
merinding. Seakan dentingan ini berbalas..
bersahutan dengan dentingan gitar petikan
anak-anak jalanan yang dentingannya dinilai
dengan koinan.

Semoga dentingan gitar ini..menjadi
pertanda baik bagi perekonomian
Negeri Maha Patih Gajah Mada
yang sempat terpuruk ini.

Dentingan gitar Pemimpin ini..
Semoga bisa mengubah..menghapus
kebisingan dentingan gitar disudut-
sudut traffic Light jalanan kota
yang semrawut..dekil dan terabaikan.

Dentingan gitar Mr Boediono di Atas Nama Rakyat
semoga bisa menjadi jawaban..jeritan dentingan keputus
asaan dawai gitar Pak Guru honorer..di teras depan rumahnya.
Dentingan gitar ini..seolah meneriakan dengan lantang
Perubahan ekonomi yang lebih mandiri..tidak dalam
tekanan global. Semoga.. (25/05/2009).

@ Dalam Dentingan Gitar Mr Boediono.

Labels: , ,

AKU TULIS PAMPLET INI

Thursday, May 14, 2009 / Posted by Farid / comments (0)

AKU TULIS PAMPLET INI
Oleh : W.S. Rendra

Aku tulis pamplet ini
karena lembaga pendapat umum
ditutupi jaring labah-labah
Orang-orang bicara dalam kasak-kusuk,
dan ungkapan diri ditekan
menjadi peng - iya - an

Apa yang terpegang hari ini
bisa luput besok pagi
Ketidakpastian merajalela.
Di luar kekuasaan kehidupan menjadi teka-teki
menjadi marabahaya
menjadi isi kebon binatang

Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi,
maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam
Lembaga pendapat umum tidak mengandung pertanyaan.
Tidak mengandung perdebatan
Dan akhirnya menjadi monopoli kekuasaan

Aku tulis pamplet ini
karena pamplet bukan tabu bagi penyair
Aku inginkan merpati pos.
Aku ingin memainkan bendera-bendera semaphore di tanganku
Aku ingin membuat isyarat asap kaum Indian.
Aku tidak melihat alasan

kenapa harus diam tertekan dan termangu.
Aku ingin secara wajar kita bertukar kabar.
Duduk berdebat menyatakan setuju dan tidak setuju.
Kenapa ketakutan menjadi tabir pikiran ?
Kekhawatiran telah mencemarkan kehidupan.

Ketegangan telah mengganti pergaulan pikiran yang merdeka.
Matahari menyinari airmata yang berderai menjadi api.
Rembulan memberi mimpi pada dendam.
Gelombang angin menyingkapkan keluh kesah
yang teronggok bagai sampah
Kegamangan. Kecurigaan.
Ketakutan.
Kelesuan.

Aku tulis pamplet ini
karena kawan dan lawan adalah saudara
Di dalam alam masih ada cahaya.
Matahari yang tenggelam diganti rembulan.
Lalu besok pagi pasti terbit kembali.
Dan di dalam air lumpur kehidupan,
aku melihat bagai terkaca :
ternyata kita, toh, manusia !

Pejambon Jakarta 27 April 1978
Potret Pembangunan dalam Puisi.

@ AKU TULIS PAMPLET INI by WS Rendra.

Labels: ,

Bunga Citra Lestari - Kecewa

Saturday, April 25, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


sedikit waktu yang kau miliki
luangkanlah untukku
harap secepatnya datangi aku

sekali ini ku mohon padamu
ada yang ingin ku sampaikan
sempatkanlah

* hampa, kesal, dan amarah
seluruhnya ada di benakku
andai seketika hati yang tak berbalas
oleh cintamu

** ku ingin benar melampiaskan
tapi ku hanyalah sendiri di sini
ingin ku tunjukkan pada siapa saja
yang ada bahwa hatiku kecewa

seperti menunggumu di sini
seperti seharian
berkali ku lihat jam di tangan
demi membunuh waktu

tak kulihat tanda kehadiranmu
yang semakin meyakiniku
kau tak datang

repeat *
repeat **

repeat *
repeat **

@ Bunga Citra Lestari - Kecewa.

Labels: , ,

Linangan Air Mata Ibu Kartini

Saturday, April 25, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


Dipelupuk mata sendu seorang Ibu..
Pelopor..pejuang..visioner
Ibu Kartini..berderai..
mengalir sendu..dalam kegetiran
senyum Beliau.

Apa senyum kebahagian yang tersungging
di bibir Beliau?
Entahlah..apa Beliau tersenyum haru
melihat kartini-kartini muda bernyanyi
riang gembira..menari penuh kemerdekaan?
belum tentu..

Makna kata suci petikan dari Al-qur'an..
Beliau tulis dengan tinta emas..dalam
Pending Emas.."Habis Gelap Terbitlah
Terang"..menunjukan pijakan berpikir Beliau.

"Wahai para Kartini muda.." kenapa
engkau tergadaikan..saat kemerdekaanmu
bisa engkau rengkuh?

Wahai para kartini muda,bagaimana engkau
tidak tersakiti kalau engkau tidak
bisa menghargai dirimu sendiri?

Wahai kartini muda..sadarkah engkau
betapa pilunya Ibu Kartini melihat tingkahmu..
seperti saat Hawa pertama kali sadar kalau
dia telah salah memakan buah khuldi?

Bagaimana kaum Adam akan menhormatimu
kalau engkau tidak bisa menghargai
dirimu?
Apa engkau tidak bisa menutupi
sekwildamu saat engkau di awasi
ribuan bahkan jutaan mata?

Bagaimana malingsia bisa menghargaimu..
bila cara berpakaian..dan lenggak-lenggokmu
menunjukan hargamu?

Wahai..kartini-kartini muda..engkau adalah
cerminan Bangsa berpenduduk Muslim terbesar ini.
Jangan buat Ibu Kartini justru malu dengan
tingkahmu.

Sadarlah wahai para kartini..busanamu
menunjukan jiwamu..harusnya busanamu
untuk menutupi jiwamu..bukan untuk
sekedar penutup tubuhmu.

( Tetaplah berkarya wahai para kartini ).

@ Linangan Air Mata Ibu Kartini.

Labels: , ,

KARTINI MUDA

Thursday, April 23, 2009 / Posted by Farid / comments (0)

IBU KARTINI.

NAMAMU SUNGGUH HARUM
MEMBERIKAN SEMANGAT DAN SUMBER INSPIRASI
YANG SUNGGUH BESAR BAGI WANITA INDONESIA
AGAR WANITA INDONESIA
IKUT MENGAMBIL BAGIAN DALAM PEMBANGUNAN INDONESIA

IBU KARTINI
LIHATLAH WANITA NDONESIA SEKARANG SANGAT SURVIVE
BERMACAM PROFESI YANG DI TEKUNI
PROFESI DARI GURU BAHKAN SAMPAI CAPRES
BERANGKAT DARI DAPUR BAHKAN SAMPAI ISTANA

WANITA INDONESIA SEKARANG
SEMUA BISA BERKARYA DAN BERKREATIFITAS
MESKIPUN TERKADANG MASIH SAJA DI RENDAHKAN DAN DI LECEHKAN
BAHKAN TIDAK DIANGGAP KEBERADAANNYA

TETAPI,
MEREKA TETAP BISA BERKARYA DAN AKTIF
TERUS BERJUANG MENERUSKAN PERJUANGANMU
DAN TIDAK HANYA MEMINTA DAN MENERIMA

IBU KARTINI,
SUNGGUH MULIA PERJUANGANMU
AKU BANGGA PADAMU

WAHAI
KARTINI KARTINI MUDA
BUKTIKAN BAHWA KITAPUN MAMPU
JANGAN CUMA MENERIMA APA SAJA YANG SUDAH DIBUAT DUNIA
TAPI MARI DAN TERUSLAH BERKARYA
TERUSKAN PERJUANGAN IBU KARTINI

TUNJUKKAN PADA DUNIA BAHWA KAMUPUN BISA BERKARYA

TERIMA KASIH IBU KARTINI
MET HARI IBU KARTINI


by aquarius210409 (cha-cha sweet) www.bergaul.com

Labels: , ,

Rossa - "Ayat-Ayat Cinta"

Monday, March 09, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


desir pasir di padang tandus
segersang pemikiran hati
terkisah ku di antara cinta yang rumit

bila keyakinanku datang
kasih bukan sekadar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan

reff:
maafkan bila ku tak sempurna
cinta ini tak mungkin ku cegah
ayat-ayat cinta bercerita
cintaku padamu
bila bahagia mulai menyentuh
seakan ku bisa hidup lebih lama
namun harus ku tinggalkan cinta
ketika ku bersujud

bila keyakinanku datang
kasih bukan sekedar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan

repeat reff

ketika ku bersujud

@ Rossa - "Ayat-Ayat Cinta"

Labels:

Lirik Lagu "Kasih" - By Salju Band

Monday, March 09, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


Hadirmu untukku selama ini
Membuat hidupku sangat berarti
Dirimu tak akan pernah terganti
Meski oleh seribu hati

[*]
Senyummu sejukkan mimpi-mimpiku
Langkahmu temani hari-hariku
Dirimu tak akan pernah terganti
Meski oleh seribu hati

[**]
Kaulah cinta sejati
Abadi hingga nanti
Apapun yang akan terjadi
Tak kan ku akhiri
Segala cinta ini
Hingga detak jantungku terhenti

Back to [*][**]

Hanya kamu yang mengertikan aku

Back to [**]

@ Lirik Lagu Kasih - By Salju Band

Labels:

Televisi by Naif

Monday, March 09, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


Aku ingin membeli tv
72 inchi
Untuk bisa aku nikmati
Bersama sanak famili

Menyenangkan punya televisi
Lihat dunia yang berwarna-warni
Asal jangan acaranya basi
Cuma bikin keqi

Aku ingin muncul di tv
Buat acara sendiri
Bukan gossipnya selebriti
Harus yang lebih berisi

Menyenangkan punya televisi
Lihat dunia yang berwarna-warni
Asal jangan acaranya basi
Cuma bikin keqi

Uh... di televisi
Banyak orang-orang sok aksi
Artis, menteri dan politisi
Berlomba cari sensasi

Aku ingin muncul di tv
Buat acara sendiri
Bukan gossipnya selebriti
Yang Cuma bikin panjang gigi

Menyenangkan punya televisi
Lihat dunia yang berwarna-warni
Asal jangan acaranya basi
Cuma bikin keqi

Uh... di televisi
Banyak orang-orang sok aksi
Artis, menteri dan politisi
Berita tak guna lagi
Tidak trendy lagi
Buat apa punya tv

@ Televisi by Naif

Labels:

Hello - Ular Berbisa

Monday, March 09, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


Rasa-rasanya aku telah keliru
Memilih kamu sebagai kekasihku
Cintamu palsu sayangmu semu
Bermain dan permainkan aku

*
Seperti ular seperti ular
Yang sangat berbisa sangat berbisa
Suka memangsa suka memangsa
Diriku tergigit cinta

Reff
Aku tertipu aku terjebak
Aku terperangkap muslihatmu
Aku tertipu aku terjebak
Aku terperangkap muslihatmu

Bisa bisanya aku tekena
Bisa bisanya aku terlena
Rupa rupanya kau berbahaya
Rupa rupanya kau sama

Back to *
Back to Reff

Aku tertipu aku terjebak
Aku terperangkap muslihatmu

Aku tertipu dan aku terjebak
Aku tertipu dan aku terjebak
Aku tertipu dan aku terjebak

Back to Reff

@ Hello - Ular Berbisa

Labels:

Modar (Demo crazy).

Sunday, February 08, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


Demo anarkis..gak jaman lagi..
demo anarkis hanya bikin keki..
demo crazy hanya bikin
modar demokrasi..

demo crazy..gak jaman lagi..
demo adu otot..demonya di atas ring aje..
demo timpuk-timpukkan..demonya
zaman batu..

demo pake parang..demonya zaman baheula..
demo crazy jangan bikin modar demokrasi..

democrazy..hayyah..paiyyah..

08/02/2009 @ Modar (Demo crazy)

Labels: , ,

Coretan Tak Tentu Arah.

Saturday, February 07, 2009 / Posted by Farid / comments (0)


Dipersimpangan ini..
Kubiarkan langkahku melangkah tak tentu arah
Kepenatan ini..membuatku limbung
Entah apa yang aku cari

Wahai..badai kehidupan..aku terlalu jauh
mengikuti permainanmu..tak kusadari
justru aku terjebak dengan permainanmu..

Aku limbung tak berdaya..semuanya terasa hambar
tak berarti...
entah apa yang aku inginkan..apa itu cinta?
entahlah..mahluk ini semakin aneh saja..

atau apa ini..titik terjauh pencarian ini?..entahlah
entah..adakah secercah cinta menghampiriku?..
entahlah..tapi, semoga lah..aku belum membuat
hidupku berarti..

07/02/2009 @ Syair Puisi & Lagu.

Labels: ,